jujur gua kagak ngarti ama yang namanya orang indonesia, mereka mengajarkan harus sopan dan mempunyai tatakrama termasuk kepada jin (kuntilanak, pocong, penunggu pohon,penunggu jalan, dan penuggu pos penjagaaan, lhoo) walaupun kita gak melihat mereka. pertanyaannya: gimana kita harus sopan klo kita aja gak bisa liat mereka atau gimana kita harus sopan kepada mereka, mereka aja gak pernah sopan kepada kita. ada gitu setan yang lewat di depan kita mengatakan permisi, menyapa kita, misalkan " permisi mas, selamat malam, lagi ngapain nih? gak ada kan, coba klo ada, pada kabur semua tuh orang"
- ada yang bilang klo lawat jalan yang di anggap angker atau pertigaan, perempataan, perlimaan, pereneman, dan per" yang lain apalagi klo tengah malem, kita diwajibkan membunyikan klakson sebanyak 3x, emang mereka ( setan, red-) gak punya mata, atau ketabrak merasa sakit gitu, coba siapa yang salah, kita atau mereka,? ya mereka lah jelas" mereka yang salah, kenapa gak menampakin diri jadi kita bisa lihat, dan bisa minggir atau juga pingsan,he.
dan kenapa harus membunyikannya 3x, emang ada aturannya, atau tercantum dalam undang - undang persetanan?. trus klo enggak 3 x bisa di penjara karena melakukan hal yang tidak menyenangkan terhadap setan gitu, ada apa dengan semua ini ? / ada apa dengan cinta? lha jadi film
- dan yang paling aneh ketika kita membeli rumah, kita harus mengadakan acara selametan ( boleh sih tapi untuk rasa syukur aja kepada tuhan karena di berikan rizki) tapi kadang" orang" suka salah persepsi, meurut kebanyakan acara selamatan itu supaya kita gak di ganggu sama si penunggu runah / supaya si penunggu rumah gak marah. aneh kan? coba kita pikir, walaupun si penunggu rumah marah (si setan) kenapa kita harus takut, emang sekarang rumah itu rumah siapa? rumah kita kan, trus knapa si setan yang harus marah, harusnya kita yang marah, kenapa dia masih tinggal dirumah kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar